Tanpa Nada Tinggi, 5 Teknik Jitu Terbukti Ampuh Untuk Mengatasi Anak Yang Kecanduan Main Gadget

Tanpa Nada Tinggi, 5 Teknik Jitu Terbukti Ampuh Untuk Mengatasi Anak Yang Kecanduan Main Gadget

Sahabat biutimama pernahkah mengalami rasa jengkel karena buah hati masih asyik menunduk ke arah gadget yang ada di tangannya? Begitu fokusnya anak terhadap gadgetnya sampai-sampai panggilan mama tidak diperdulikan.  Mama, ini jangan disepelekan ya karena perilaku buah hati seperti ini sudah merupakan salah satu tanda-tanda kalau anak sudah mulai kecanduan bermain gadget.

Tanpa memperdulikan lingkungan sekitar, anak yang sudah mulai kecanduan bermain gadget akan menganggap teguran mama adalah sudah merupakan gangguan. Tentunya kalau sudah merasa terganggu anak akan merasa tidak senang dan cenderung juga akan membalas teguran mama dengan sikap atau bahkan kata-kata yang kasar.

Sabar ya mama, menghadapi anak yang sudah mulai kecanduan gadget tidak bisa dengan  omelan atau ancaman karena justru akan membuat anak menjadi lebih tidak perduli lagi. Inilah 5 teknik jitu yang bisa mama lakukan untuk mengatasi buah hati yang sudah mulai kecanduan gadget tanpa harus menggunakan nada suara yang tinggi!

  1. Duduk disebelahnya

Ilustrasi Duduk di Sebelah anak
Ilustrasi Duduk di Sebelah anak (Foto: 10news.com)

Cara ini bisa mama praktekan tapi syaratnya mama harus sabar ya. Saat melihat anak sudah mulai memegang gadgetnya, mama harus segera meninggalkan semua pekerjaan di rumah yang sedang dilakukan. Walaupun anak bermain gadget di dalam kamarnya, maka harus tetap duduk disebelahnya ya. Walaupun mama tidak mengerti tentang permainan yang sedang dimainkan tapi cobalah untuk melihat juga apa yang ada di layar dan  bersikap seolah-olah ingin mengetahui tentang permainan tersebut.

Bila anak merasa tidak terganggu mama ada disebelahnya, maka mama bisa memulai obrolan tentang permainan tersebut. Banyak bertanya tentang permainan akan membuat anak mengira mama juga tertarik dengan permainan tersebut. Perlahan mama mulai mengalihkan pembicaraan tentang hal lain, misalkan menanyakan cita-citanya atau bagaimana pergaulan di sekolah dan sebagainya. Perlahan tapi pasti anak akan mulai teralih perhatiannya bahkan bisa lebih nyaman untuk ngobrol ketimbang bermain gadget.

  1. Mengundang teman bermain di rumah

undang anak bermain kerumah
undang anak bermain kerumah (foto: pinterest)

Keasyikan anak akan gadget akan membuat anak menjadi pribadi yang individual dan malas bergaul. Padahal bergaul dengan teman untuk melakukan aktifitas bersama teman merupakan hal yang mengasyikan. Memang secara psikologisnya permainan di dalam gadget akan membuat anak menjadi pengkhayal dan pemalas  karena anak menjadi malas untuk melakukan aktifitas fisik sekedar bermain permainan nyata, seperti sepak bola dan sebagainya.

Tanpa harus mengeluarkan nada tinggi, mama undang teman-teman buah hati untuk bermain ke rumah. Ajaklah buah hati untuk bertemu dengan teman-temannya dan suruhlah untuk melakukan kegiatan atau permainan yang bisa dilakukan bersama. Kalau bisa melakukan kegiatan fisik yang melelahkan sehingga jika sudah lelah fisiknya tentunya anak sudah akan merasa lelah dan pada akhirnya akan memilih lebih baik tidur daripada harus memegang gadgetnya.

  1. Melakukan kegiatan bersama

Melakukan kegiatan bersama dengan anak
Melakukan kegiatan bersama dengan anak (foto: freepik)

Sebuah prinsip untuk mengalihkan anak agar tidak kecanduan gadget adalah memerlukan peran mama dan papa ya. Anak sebetulnya membutuhkan peralihan pikiran agar tidak terpaku hanya pada satu kegiatan saja. Mama bisa berkreasi dengan untuk membuat acara atau kegiatan bersama anak. Buatlah kegiatan yang memang bisa melibatkan anak langsung kalau bisa peranan anak menjadi lebih besar dari mama untuk melakukan kegiatan ini. Kegiatan ini nggak perlu harus dilakukan di luar rumah kok mama, di dalam rumah juga bisa melakukan kegiatan yang menyenangkan.

Banyak kegiatan  yang bisa sekaligus sebagai asah otak untuk anak. Misalkan mama bisa mengajak anak untuk bermain menyusun lego, kubik, bermain clay (lilin permainan), bahkan untuk anak perempuan bisa bermain masak-masakan, dan sebagainya. Sebetulnya semua permainan ini bisa menstimulasi otak anak untuk lebih kreatif dengan cara berpikir sekaligus tangan juga bergerak. Positifnya lagi, mama bisa tau kan bakat anaknya dengan melihat mereka memainkan permainan aktif ini.

  1. Memberikan tontonan “Akibat Terlalu Banyak Melihat Gadget”

Memberikan tontonan akibat terlalu sering main gadget
Memberikan tontonan akibat terlalu sering main gadget (foto: kumparan)

Maksud dari “Akibat Terlalu Banyak Melihat Gadget” ini adalah sebetulnya mama sesekali bisa menunjukan sebuah contoh melalui video atau melihat langsung atau berita-berita tentang akibat terlalu banyak menggunakan gadget. Belakangan ini banyak beredar berita dan video yang sempat menjadi viral tentang akibat yang dialami oleh seorang anak terhadap kesehatannya yang diakibatkan kecanduan bermain gadget.

Salah satu contoh berita yang sempat viral adalah tentang anak usia Sekolah Dasar yang sempat tidak bisa memejamkan matanya yang disebabkan otot matanya yang mengalami kerusakan karena kecanduan bermain gadget. Walaupun mengerikan tapi anak memang perlu sesekali melihat hal-hal yang sifatnya ‘agak’ ekstrim tentang bahaya gadget ini. Sambil melihat berita mama bisa memberi penjelasan dengan bahasa yang bijaksana pada anak tentang bahaya gadget.

  1. Menyibukan diri dengan les keterampilan

anak Anak Mengikuti les private
anak Anak Mengikuti les private (foto: kaymbu.com)

Sekolah jaman sekarang memang kebanyakan akan memberlakukan sistem “full day” dimana jam anak sekolah hingga pukul 15.00 WIB. Akan tetapi tidak semua sekolah sudah memberlakukan sistem jam belajar seperti ini. Nah, bagi anak yang jam sekolahnya masih seperti jaman dahulu alias setengah hari, maka mama bisa mengikutkan anak untuk les yang cenderung untuk keterampilannya, bukan les pelajaran ya mama. Jika memang mengikuti les, maka sebisa mungkin dapat mengatur manajemen waktu untuk anak beristirahat.

Mama, les keterampilan ini bermanfaat untuk membuat anak selain menambah wawasan juga untuk mengalihkan kegiatan kepada yang selain bermain gadget. Les robotik, alat musik dan lainnya bisa untuk mengasah keterampilan anak lho bahkan bisa menuai prestasi. Walau menyibukan diri dengan kegiatan les jangan lupa untuk tetap menjaga jam istirahat dan gizi anak ya mama.

Mama, saatnya beraksi biar anak nggak terlanjur kecanduan gadget dan peran mama sangat menentukan. Biarkan anak tumbuh berkembang baik secara fisik dan psikologi sebagaimana semestinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *