Sampai Umur Berapa Anak Cowok  Boleh Diajak Mandi Bareng? Inilah Pertimbangannya !

Sampai Umur Berapa Anak Cowok Boleh Diajak Mandi Bareng? Inilah Pertimbangannya !

Mama pernah kah mengajak anak cowok mama untuk mandi bareng sama mama? Pastinya pernah ya mama. Mama ingat nggak saat itu anak cowok mama umur berapa? Begini mama, ternyata mengajak anak cowok mama untuk mandi bareng itu ada batasannya lho. Batasannya adalah dilihat dari usianya anak.

Dr. Richard Beyer, seorang psikolog, pernah mengatakan pendapatnya bahwasanya sebaiknya saat usia anak sudah memasuki usia sekolah sekitar umur 5 – 6 tahunan sebaiknya mama tidak perlu lagi untuk mandi bersama anak cowok.  Akan tetapi pendapat Richard ini masih bersifat umum ya mama, jadi tetap melihat situasi dan kondisi nilai budaya dan kepercayaan masing-masing keluarga.

Ilustrasi Anak Cowok Mandi Dengan Mamanya
Ilustrasi Anak Cowok Mandi Dengan Mamanya (Foto: thestir.cafemom.com)

Kalau mama memang ingin mandi bareng dengan anak cowok, mama tetap harus mempertimbangkan faktor kenyamanan mama dan anak ya mama. Bisa saja, walaupun anak cowok mama masih batita tapi mama sudah merasa nggak nyaman untuk tanpa busana didepannya, jadi mama juga nggak perlu memaksakan diri untuk mandi bersama anak cowok ya.

Saat tepat mama mengajak anak cowok mandi bersama

Sejak anak hadir di dunia tentunya mamalah yang memandikannya tetapi mungkin dengan menggunakan bak mandi kecil khusus bayi. Bertambahnya usia bayi tentunya bak mandinya sudah nggak muat lagi ya mama. Biasanya saat bayi sudah mulai bisa berdiri maka mama bisa mengajaknya mandi ke kamar mandi tapi bukan mandi bersama tetapi memandikannya.

Semakin besar anak cowok dan semakin mama mempunyai banyak tanggung jawab di rumah tangga yang harus dilakukan maka demi menghemat waktu mungkin mama harus membawa anak cowoknya untuk mandi bersama. Tapi ya mama, kalaupun mama mandi bareng anak cowoknya harus ada tujuannya ya bukan hanya sekedar mandi saja. Akan ada pengetahuan dalam acara mandi bersama ini yang harus mama sampaikan pada anak dengan menggunakan bahasa yang sederhana saja.

Tujuan utama mandi bersama anak cowok adalah untuk mengajarkan cara mandi yang benar dan mengenalkan alat-alat mandi yang ada di dalam kamar mandi.

Mengajarkan cara mandi yang benar

Sebetulnya bagi anak, acara mandi adalah acara yang paling menyenangkan karena menjadi ajang untuk mereka bisa bermain air apalagi untuk anak cowok. Sembari main dan bermain di dalam kamar mandi mama juga bisa sembari mengajarkan bagaimana cara mandi yang benar. Misalkan mama mengajarkan bagaimana membersihkan kepala, badan, kaki, tangan dan sebagainya.

Mama bisa memberikan contoh pada anak bagaimana menyabuni rambut dan badannya yang benar. Biarkan anak melakukannya sendiri dengan menyontoh mama, jika belum sempurna baru mama yang membantunya.

Mengajarkan cara menggunakan peralatan mandi

Dalam kamar mandi tentunya aka nada beberapa peralatan mandi. Mama bisa mengajarkan anak tentang cara dan fungsi peralatan mandi tersebut. Ajarkan anak cara menuangkan sabun, menggunakan shower atau cara menggunakan gayung.

Jika di dalam kamar mandi mama menggunakan fasilitas air panas dan dingin sebaiknya mama bisa jelaskan mana untuk air dingin dan mana untuk air panas sembari mengingatkan anak untuk tidak bermain-main dengan kran air ini.

Mengajarkan bagian-bagian tubuhnya

Pada saat mandi inilah mama sebetulnya bisa sekaligus untuk mengajarkan ‘sex education’ sejak dini. Maksudnya adalah mama sudah bisa mulai memperkenalkan bagian-bagian dari kelaminnya, tetapi mama harus menggunakan bahasa serta istilah yang mudah dimergeti oleh anak dan tidak terdengar tabu di telinga.

Sebaiknya untuk tahap awal mama bisa menggunakan istilah ‘burung’ walaupun sejalan bertambahnya usia maka mama bisa memberikan penjelasan tentang  nama sebenarnya. Hal ini berhubungan dengan kultur budaya orang timur juga.

Ilustrasi Mama Mandi Bersama Anak Cowoknya
Ilustrasi Mama Mandi Bersama Anak Cowoknya (Foto: shutterstock.com)

Saatnya melepaskan anak cowok untuk mandi sendiri

Semakin besar usia anak cowok maka mama harus sudah mulai bisa melepaskannya untuk mandi sendiri.  Anak yang sudah merasa nyaman mandi bareng dengan mama pasti pada awalnya akan menangis  atau malah akan mogok mandi. Mama sabar ya, memang membiasakan anak untuk mandi sendiri akan membutuhkan penyesuaikan buat anak.

Sebagai tahap awal mama bisa memberikan penjelasan pada anak mengapa sekarang dirinya harus bisa mandi sendiri. Berikan penjelasan sederhana yang walaupun mungkin akan sedikit ‘lebay’, mama katakan bahwa “kalau semakin besar maka kamar mandi akan terasa sempit tapi mama akan menemani kamu mandi sendiri kok nak”.

Dari segi psikologis memang sangat penting untuk agar anak dapat mandi sendiri serta membersihkan dirinya sendiri. Anak juga harus mulai bisa membersihkan alat kelaminnya  baik saat setelah BAK dan BAB. Selain mengajari anak untuk bisa mandiri juga bisa memberikan pelajaran pada anak bagaimana harus menjaga bagian tubuh pribadinya biar tidak sembarangan di sentuh orang lain.

Ilustrasi Mengajarkan Anak Cowok Mandi Sendiri
Ilustrasi Mengajarkan Anak Cowok Mandi Sendiri (Foto: intermountainhealthcare.org)

Mama, ada beberapa sinyal penting yang menandakan memang sudah saatnya anak cowok mama sudah mulai mandi sendiri, yaitu :

  • Anak cowok mama sudah mulai menanyakan perbedaan bentuk tubuhnya. Ini menandakan bahwa dirinya sudah mulai berpikir ‘kok tubuh mama dan aku berbeda ya?’
  • Mama juga sudah mempunyai perasaan nggak nyaman saat anak cowok mama memperhatikan tubuh mama.
  • Anak cowok mama sudah mempunyai keinginan dari dirinya sendiri untuk bisa mulai mandi sendiri.

Biarkan anak cowok mama mandi sendiri walaupun belum sempurna. Mama bisa mengawasinya dari luar kamar mandi sekaligus memberikan petunjuk dan memastikan anak di dalam kamar mandi dalam kondisi aman saja, tidak terpeleset atau bermain-main dengan kran air panas. Pasti anak cowok mama akan lebih mandiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *