“Homeschooling” Tanpa Harus Sekolah Formal, Anak Mama Bisa Juga Sekolah Di Rumah

“Homeschooling” Tanpa Harus Sekolah Formal, Anak Mama Bisa Juga Sekolah Di Rumah

Pendidikan untuk anak tentunya akan menjadi salah satu konsentrasi utama pada setiap orangtua. Secara kebanyakan memang orangtua memang akan menyekolahkan anaknya di sekolah umum. Akan tetapi memang ada juga beberapa penyebabkan yang membuat orangtua akhirnya memutuskan untuk menyekolahkan anaknya di rumah saja alias homeschooling.

Belakangan ini memang istilah homeschooling viral terdengar, memang akan ada berbagai penyebab atau alasan mengapa orangtua memutuskan untuk memberikan homeschooling bagi anaknya. Memang ada beberapa alasan mendasar yang membuat orangtua memilih homeschooling ini.

Anak berkebutuhan khusus

Ilustrasi Anak Berkebutuhan Khusus
Ilustrasi Anak Berkebutuhan Khusus (Foto: vocal.media.com)

Pada dasarnya semua anak merupakan individu dengan pribadi yang istimewa. Akan tetapi memang ada beberapa anak yang memang membutuhkan metode belajar yang khusus yaitu ABK-Anak Berkebutuhan Khusus. Metode pembelajaran untuk ABK memang akan lebih spesifik karena mereka harus berada pada situasi dan kondisi yang fokus untuk menerima pembelajaran.

Sedangkan pada anak dengan gangguan disleksia, disgrafia, ADD, ADHD, autism dan sebagainya tentunya anak tetap harus menerika pembelajaran walaupun adanya kekurangan pada dirinya. Hal-hal inilah yang membuat ABK lebih baik dapat menerima pembelajaran mealui homeschooling karena sistem pembelajaran untuk anak dapat disesuaikan dengan kebutuhan anak yang bersangkutan.

Anak mempunyai bakat tertentu

Anak Memiliki Bakat Tertentu
Anak Memiliki Bakat Tertentu (Foto: educationadvice.us)

Mama harus bangga loh jika anak mama sedari kecil sudah terlihat bakatnya, misalnya bakat bernyanyi, menari, menggambar, olahraga dan sebagainya. Sebaiknya mama bisa mengoptimalkan bakat anaknya apalagi kalau memang anaknya merasa senang dan tidak berkeberatan untuk melakukannya. Jika anak sudah merasa mantap untuk menekuni bakatnya maka sebaiknya memang anak mengecap pendidikan melalui homeschooling saja.

Anak yang berbakat dan sudah menorehkan prestasi biasanya akan merasa selalu ingin mempertahankan prestasinya tersebut, salah satu caranya adalah dengan giat berlatih agar kemampuannya tetap terjada. Oleh sebab itulah anak seperti ini harus tetap dapat menerima pembelajaran melalui homeschooling dan tetap tekun melakukan latihan.

Anak dalam kondisi sering berpindah tempat tinggal

Anak dalam kondisi sering berpindah tempat tinggal
Anak dalam kondisi sering berpindah tempat tinggal (foto: https://reason.com)

Nah mama, untuk alasan yang satu ini memang berkaitan erat dengan tugas orangtua. Beberapa profesi pekerjaan memang mengharuskan pegawainya untuk berpindah-pindah. Agar pendidikan yang anak terima tetap stabil maka mama bisa memberikan pembelajaran homeschooling.

Memang bersekolah yang berpindah-pindah akan membuat pendidikan anak menjadi terganggu karena anak harus menyesuaikan diri berada di sekolah, saat sudah mulai menyesuaikan diri tiba-tiba anak harus pindah lagi. Inilah yang membuat sebaiknya anak bisa diikutkan homeschooling saja agar anak tidak harus menyesuaiakn diri kembali dan pembelajaran tetap bisa dilakukan.

Anak dengan situasi kondisi dan keamanan tertentu

Mama, tidak semua anak beruntung berada pada lingkungan yang aman bagi dirinya. Walaupun anak masih tinggal dengan orangtuanya tetapi jika orangtua mempunyai tugas atau bertempat tinggal yang kondisi pergaulan dan keamanannya minim maka sebaiknya anak bisa melakukan pembelajaran melalui homeschooling saja. Dengan menggunakan sistem homeschooling mama tidak perlu merasa khawatir akan keamanan anak.

Ingin lebih dekat dengan anak untuk mengawal perkembangan anak

ilustrasi ingin lebih dekat dengan anak
ilustrasi ingin lebih dekat dengan anak (foto: freepik)

Ingin selalu dekat dan dapat mengawasi perkembangan anak menjadi salah satu alasan orangtua menggunakan sistem pembelajaran homeschooling. Mama bisa terus memperhatikan perkembangan pribadi anak dari hari ke hari. Ibaratnya mama bisa mengawal perkembangan fisik dan psikologi anak. Kalau mama menggunakan homeschooling pengawalan perkembangan anak akan lebih mudah untuk mama pantau dibandingkan anak menggunakan sekolah umum.

Mama, homeschooling tidak sama dengan les pribadi ya.  Homeschooling sebetulnya adalah bentuk lain dari sekolah umum karena di dalam homeschooling anak tetap mendapatkan materi pembelajaran seperti di sekolah umum.

Saat ingin mempergunakan sistem pembelajaran homeschooling mama jangan lupa untuk berdiskusi terlebih dahulu dengan anak sebelum mengambil keputusan untuk memilih homeschooling dan siapa pilihannya. Terpenting adalah anak nyaman untuk untuk melakukan pembelajaran dan menyenangi gurunya.

Nah mama ini ada beberapa tips yang bisa mama ketahui jika ingin memilih homeschooling untuk anak, seperti :

  1. Lakukan riset terlebih dahulu sebelum memilih

Mama sebaiknya memulai mencari informasi yang banyak tentang program homeschooling. Informasi bisa mama cari bisa melalui internet atau berdiskusi langsung dengan orangtua yang anaknya sudah menggunakan program homeschooling. Walaupun sifatnya homeschooling tapi mama tetap harus serius untuk mengetahui sistem belajarnya karena ini menyangkut masa depan anak.

  1. Lebih baik gunakan homeschooling yang bernaung di bawah lembaga

Sekarang ini sudah banyak bermunculan lembaga-lembaga pendidikan khusus yang memang menyediakan program homeschooling. sebaiknya mama bisa menggunakan program homeschooling yang memang berada di bawah lembaga pendidikan resmi karena dengan begitu secara kurikulum dan sistem pembelajarannya pasti sudah mempunyai aturan tersendiri.

  1. Perhatikan kurikulum yang akan diberikan

Pada prinsipnya untuk masalah kurikulum pada homeschooling tetap harus mengacu pada kurikulum nasional, hanya saja memang akan dimodifikasikan sesuai dengan kebutuhan anak yang bersangkutan. Mama juga harus mengetahui peraturan yang ditetapkan pemerintah sehubungan dengan sistem homeschooling ini. Mama harus melakukan diskusi terlebih dahulu untuk mengetahui kurikulum yang akan diberikan.

  1. Perhatikan juga kualitas pengajarnya apakah sesuai dengan kebutuhan

Walaupun homeschooling dilakukan di rumah dan mama bisa menyaksikan proses pembelajarannya tetapi mama juga wajib mengetahui latar belakang guru yang mengajar. Sebaiknya mama dapat memilih untuk menggunakan guru yang memang sudah berpengalaman mengajar homeschooling dan mempunyai pendidikan yang sesuai. Ingat ya ma, mengajar homeschooling tentunya akan berbeda dengan mengajar di sekolah umum.

  1. Perhatikan tentang biaya yang akan dikeluarkan

Hal lain yang penting juga harus mama perhatikan selain sistem pembelajaran adalah tentang biaya yang akan mama keluarkan. Mama sebaiknya sebelum menggunakan program homeschooling juga harus menyesuaikan dengan dana yang akan mama keluarkan. Akan tetapi biasanya program homeschooling bisa didiskusikan untuk masalah biaya.

Walaupun mama memilih program homeschooling, tetapi mama tetap wajib ya melihat serta memantau kegiatan belajar anak. Mama harus secara berkala meminta laporan tentang perkembangan akademik anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *