Anak Doyan Makan Cilok Sepulang Sekolah, Makanan ini Sehat Nggak Sih buat buah hati?

Anak Doyan Makan Cilok Sepulang Sekolah, Makanan ini Sehat Nggak Sih buat buah hati?

Pulang sekolah buah hati pastinya akan merasa lapar karena padatnya kegiatan di sekolah. Eh, ada jajanan di pinggir jalan depan sekolah yang merupakan lokasi strategis bagi abang penjualnya. Mama pasti tau, kalau sekarang ini sedang trend makanan yang berbahan baku tepung tapioka atau dikenal juga dengan nama tepung kanji yaitu cilok. Cemilan berbentuk bulat putih susu ini dilengkapi dengan saos kacang dan kalau di gigit akan terasa kenyal dan agak susah untuk di kunyah. Tapi apakah mama yakin kalau makanan cilok ini sehat untuk dikomsumsi oleh buah hati?

Rasa cilok yang gurih disertai bumbu kacang yang pedas manis memang merupakan perpaduan yang pas untuk makanan ini dan akan merayu lidah anak untuk selalu ingin menikmatinya. Sekarang, biar mama bisa lebih jelas mengetahui tentang makanan bernama cilok ini, yuk intip sebentar pembahasannya agar mama bertambah yakin tentang makanan kegemaran buah hati ini.

Kehebatan tepung tapioka

Bahan dasar makanan cilok ini adalah tepung tapioka atau kanji. Nah, tepung tapioca ini beda lho sahabat biutimama. sama tepung maezena yang mungkin sering mama pergunakan untuk mengentalkan kuah masakan seperti kuah sayur capcay. Tepung kanji inilah yang selalu digunakan untuk untuk membuat makanan bisa menjadi lebih kenyal seperti bakso, somay atau berbagai kue basah seperti kue lapis. Terpenting adalah tepung kanji ini terbuat dari singkong dan sangat bagus untuk buah hati mama dengan intoleransi gluten.

Inilah beberapa kehebatan tepung tapioka untuk buah hati ya mam…

  1. Lengkap vitaminnya

Berdasarkan beberapa penelitian dari ahli kesehatan merasa sangat yakin bahwa tepung kanji ini mengandung vitamin B6, selenium, tembaga, mangan, besi, kalsium, serat, asam pantotenat, dan asam folat. Semua kebaikan yang ada di dalam tepung tapioka ini diyakini oleh ahli kesehatan dapat membuat buah hati mama terhindar dari kanker usus besar, menghindari konstipasi dan terpenting ternyata bisa melancarkan organ pencernaan lho.

  1. Membuat tulang perkasa

Selain kebaikan tepung tapioka di atas, ada lagi nih mam yang penting yaitu sangat baik untuk pertumbuhan serta kesehatan tulang buah hati dan buat mama sangat baik untuk mencegah osteoporosis. Mama jadinya nggak usah khawatir buah hati akan mengalami gangguan pertumbuhan tulang karena sudah mendapat dukungan dari tapung tapioka ini. Mengomsumsi cilok berarti mama juga bisa melengkapi kebutuhan protein harian buah hati lho.

  1. Bye obesitas

Buah hati mama punya masalah dengan berat badanya? Nah, kalau buah hati mama mengomsumsi cilok yang berbahan tapioka maka ini masih aman-aman saja kok. Tepung kanji ini ternyata zero kolesterol , jadi aman untuk anak-anak asalkan tetap diperhatikan ya mam jangan sampai berlebihan mengomsumsinya. Jadi kalaupun buah hati mau minta jajan cilok saat pulang sekolah yang pasti akan aman-aman saja kok.

  1. Tekanan darah tetap stabil

Mam, di dalam tepung tapioka ini mengandung kalium dimana kalium sangat mujarab buat nurunin perasaan stress pembuluh darah dan arteri mama. Selain itu mam, kalau mom dan buah hati rutin mengomsumsi tepung tapioka maka nggak usah khawatir akan kehilangan cairan tubuh ya…

  1. Nggak akan kena anemia

Mau terhindar dari anemia? Mama dan buah hati pasti akan terhindar dari anemia kalau makan makanan berbahan tepung tapioka ini. Hal ini karena adanya kandungan zat besi di dalam tepung ini. Zat besi inilah yang memang mempunyai tugas untuk memperlancar sirkulasi darah di tubuh manusia. Jadi, percaya kan mam kalau cilok sebetulnya merupakan jajanan yang aman dan sehat kok buat buah hati kalau pulang sekolah karena bahan bakunya utamanya tepung tapioka dan bahan penunjangnya bisa berupa ikan atau daging dan dilengkapi dengan bumbu-bumbu sebagai penyedapnya. Nah, yang tidak sehat itu adalah cilok yang dibuat dengan tidak sebagaimana seharusnya mam. Demi mendapat keuntungan yang besar, penjual cilok tega mencampurkan atau menggunakan bahan-bahan yang tidak seharusnya dipergunakan untuk makanan.

baca juga: Sahabat Biutimama, Ini Loh Cara yang Paling Tepat untuk Menggunakan Penolak Serangga untuk Anak – Anak

Mama harus waspada ya, jajanan cilok yang tidak baik untuk kesehatan buah hati itu karena beberapa bahan di bawah ini :

makanan cilok untuk anak
makanan cilok untuk anak (foto : resepmasakantergampang.blogspot.com)
  1. Pengenyal Boraks

Bahan yang bentuknya seperti kristal bening merupakan senyawa kimia bernama natrium tetraborat. Boraks ini kalau masuk ke dalam cairan akan berubah menjadi hidroksida dan asam dan merupakan bahan untuk membuat detergen. Jika boraks dimasukkan di dalam makanan fungsinya adalah untuk menambah kekenyalan makanan seperti cilok ini. Mama bisa bayangkan bagaimana kalau zat ini masuk ke dalam tubuh buah hati lalu mengendap maka penyakit seperti kanker bisa dengan mudah menjalar!

  1. Awet karena formalin

Salah satu kecurangan yang suka dilakukan abang penjual jajanan anak-anak adalah menggunakan formalin di dalam adonannya. Fungsi formalin ini memang untuk mengawetkan, tapi mam…bukan untuk ngawetin makanan ya. Cairan formalin ini digunakan di bagian forensic untuk mengawetkan mayat dan zat ini jika masuk ke dalam tubuh maka zat ini akan mengendap dan bisa menjadi pemicu kanker darah. Ngeri ya sahabat biutimama.

  1. Cantiknya pewarna tekstil

Pewarna makanan yang asli memang tidak akan membuat warna makanan menjadi menyala berbeda dengan pewarna tekstil. Biar anak-anak menjadi lebih tertarik dan tergiur dengan jajanan maka biasanya pada jajanan diberikan pewarna tekstil, selain itu pewarna tekstil ini harga jauh lebih murah dibandingkan pewarna makanan asli. Bahaya pewarna tekstil ini jika termakan akan dapat menyebabkan radang tenggorokan akut mam…

  1. Tusukan sate bekas

Tahukah mama kalau jajanan cilok akan dilengkapi dengan tusukan sate untuk menyantapnya. Walaupun sepele tapi penjual cilok suka nakal lho mam karena mereka suka mengumpulkan tusuk sate bekas lalu di cuci kembali. Belum tentu juga di cuci dengan air bersih, sehingga masih akan banyak bakteri yang bersarang di tusukan sate dan masuk ke perut buah hati.

  1. Merahnya saos sambal

Mam, untuk menemani cilok tentunya dengan saus sambal atau saus kacang. Biasanya jajanan cilok yang ada di pinggiran sekolah untuk menyesuaikan harga jual cilok nggak bisa kalau harus menggunakan saos sambal yang bagus. Apalagi sekarang ini banyak beredar saos sambal murah berbahan cabe dan tomat yang suda busuk dengan harga yang sangat murah. Bakteri atau ulat yang ada di dalam tomat dan cabe busuk akan teraduk rata di dalam saos. Apalagi penggunaan pewarna tekstil untuk mempertajam warna saos. So pasti saos sambal seperti ini tidak akan sehat untuk dikomsumsi ya sahabat biutimama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *